Biomimikri: Cara Adaptasi Dengan Cara Meniru yang Terdapat Pada Bunga Anggrek

 

Biomimikri dalam Bunga Anggrek

 

Setelah kita pelajari tentang tanaman anggrek pada blog sebelumnya, kita tahu bahwa tanaman anggrek mempunyai caranya tersendiri untuk bertahan hidup. Mulai dari struktur bunga anggrek yang unik dan khas dari tanaman ini. Ngomongin soal bunga anggrek, mereka memiliki bentuk yang beragam, bahkan beberapa mengimitasi aspek-aspek dari makhluk hidup lain lho. Kali ini kami akan membahas biomimikri yang terdapat di tanaman anggrek.

 

Apa itu Biomimikri?

Boimimikri atau Biomimicry adalah meniru strategi, truktur, dan desain alam dan diadaptasikan menjadi sesuatu yang lebih efisien. Kata biomimikri itu sendiri adalah perpadiuan dari bahasa Yunani bios, yang artinya kehidupan dan mimesis yang artinya meniru, jadi biomimikri berarti “meniru hidup”. Dalam konteks tanaman, khususnya anggrek, berarti cara adaptasi tumbuhan untuk bertahan hidup dengan cara meniru aspek-aspek yang ada di lingkungan sekitar.

 

Biomimikri dalam bunga Anggrek sangatlah unik. Bunga ini sudah berevolusi dengan strategi meniru bentuk, warna, dan aroma organisme lain denga tujuan bertahan hidup dan tujuan reproduksi. Berikut adalah trik-trik bunga anggrek meniru lingkungan sekitarnya:

 

1.     Mimikri serangga (mimikri reproduksi)

Cara pertama dan yang telihat jelas dari bunga anggrek adalah meniru serangga tertentu untuk proses reproduksi. Jadi bunga anggrek akan meniru bentuk, warna, dan aroma serangga Jantan yang mencoba kawin dengan bunga, fenomena ini disebut juga Psuedocopulation. Saat serangga mengkawinkan bunga, serbuk sari menempal pada tubuh serangga itu dan terbawa ke bunga lain. Fitur ini dapat bekerja karena bunga anggrek meniru aroma dari feromon serangga betina untuk memikat serangga Jantan, begitu pula bentuk dan warnanya.

Contoh dari bunga anggrek yang beradaptasi denga fitur ini yaitu Ophrys apifera atau disebut juga anggrek lebah. Anggrek lebah meniru penampilan, warna, sekaligus aroma feromon unutk memikat lebah Jantan.

 

2.     Mimikri Nektar (Food Deception)

Mirip dengan konsep sebelumnya tetapi tetap berbeda. Pada dasarnya fitur mimikri ini meniru bentuk tanaman lain yang memproeduksi nektar, padahal bunga anggrek itu sama sekali tidak memproduksi nektar. Salah satu dari bunga anggrek yang memiliki fitur ini yaitu Anacamptis morio, tanaman anggrek di sekitar Eropa, mediterrania, dan beberapa di sekitar afrika utara. Bunga anggrek ini akan menipu lebah dan kupu-kupu agar datang unutk penyerbukan.

 

3.     Adaptasi Struktur Penyerbukan Presisi

Prinsip utama dari mekanisme ini yaitu “melemparkan” polinia (paket serbuk sari) kepada tubuh serangga menggunakan gaya pegas yang terarah, sehingga dapat mencapai target dengan presisi. Contoh bunga anggrek yang memiliki fitur ini yaitu genus Catasetum sp.

 

4.     Hubungan Simbiosis dengan Jamur (Mycorrihizal Mimicry)

Tahu kah kamu bahwa bunga anggrek bisa berkomunikasi dengan jamur? Iya! Bunga anggrek memiliki cara adaptasi untuk berkomunikasi dengan jamur. Fitur adaptasi ini bekerja pada saat proses dimana biji anggrek. Kerena biji anggrek sangat kecil dan tidak punya cadangan makanan, biji anggrek ini meniru sinyal tertentu untuk “menipu” jamur mikrozoa untuk menyuplai nutrisi.

 

5.     Struktur Kelopak dan Bibir Bunga (Labellum)

Dan terakhir unutk cara adaptasi bunga anggrek yang unik yang terletak pada struktur bibir bunga atau labellum. Kelopak bawah yang berbentuk “landasan” membantu serangga mendarat dengan stabil. Semua bunga anggrek mempunyai struktur ini.

 

 

Popular posts from this blog

Perkenalan Dasar Tentang Bunga Anggrek

Struktur Tanaman Anggrek part 2: Generatif